MOSKOW-KEMPALAN: Presiden Rusia Vladimir Putin, ketika diwawancarai NBC News pada Jumat (11/6), hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat mencapai titik nadirnya. Tapi ia tidak begitu memusingkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang ia sebut sebagai “orang macho Hollywood.”
“Selama masa jabatan saya, saya sudah terbiasa dengan serangan dari semua jenis sudut dan dari semua jenis area dengan segala macam dalih, dan alasan dan kaliber dan keganasan yang berbeda dan tidak ada yang mengejutkan saya,” kata Putin.
Ia juga menambahkan dirinya sering mendengar tuduhan, terutama ketika peristiwa tertentu sedang terjadi, seperti upaya penanggulangan terorisme di Kaukasus Utara. Putin mengaku, ia bertindak atas kepentingan nasional warga negaranya.
“Sentimen dalam istilah siapa menyebut seseorang siapa, label macam apa itu sama sekali bukan sesuatu yang saya khawatirkan,” tambahnya.
Meskipun tidak menyebut nama Biden, namun Putin memberi kesan yang berbeda dengan Donald Trump yang ia sebut sebagai pribadi berbakat.
“Dia adalah individu yang penuh warna. Anda mungkin menyukainya atau tidak. Dan, tetapi dia tidak berasal dari AS, dia belum pernah menjadi bagian dari politik besar sebelumnya, dan ada yang menyukainya ada yang tidak menyukainya tapi itulah faktanya,” ujar Putin.
Dia menggambarkan Biden sebagai “pria karir,” mencatat dia perbedaan mengakar dari Trump bukan karena persuasi politiknya, tetapi karena “Dia telah menghabiskan hampir seluruh masa dewasanya dalam politik.”
“Itu adalah (dua) orang yang berbeda, dan merupakan harapan besar saya bahwa, ada beberapa keuntungan, beberapa kerugian, tetapi tidak akan ada gerakan berbasis dorongan, atas nama presiden AS yang sedang menjabat,” tambahnya. (Sputnik, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi