Euro 2020

Preview Grup F: Mampukah Prancis Balas Dendam dengan Berbekal Kesuksesan Piala Dunia 2018?

  • Whatsapp
Pemain kunci Prancis, Kylian Mbappe (Ligue 1)

KEMPALAN: Prancis hampir saja menjadi juara Euro lima tahun lalu, namun asa Les Bleus harus pupus usai dikalahkan oleh Portugal dengan skor tipis 1-0. Namun Prancis akan membalas dendam di grup F yang merupakan grup neraka bersama Portugal, Jerman, dan Hungaria. Mampukah anak asuh Didier Deschamps lolos dari grup neraka dan melengkapi rentetan sempurna usai jadi juara Piala Dunia 2018?

A. PELATIH

Didier Deschamps: Pelatih berusia 52 tahun, yang sebelumnya melatih Monaco, Juventus dan Marseille, menjadi orang ketiga setelah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer yang mengangkat Piala Dunia sebagai pemain dan manajer ketika Prancis dinobatkan sebagai juara pada 2018.

Deschamps telah mengubah Les Bleus menjadi unit yang kohesif, tetapi ia memilih untuk sedikit menyimpang dari formulanya ketika menjuarai Piala Dunia 2018 dengan membawa Karim Benzema kembali ke timnas.

B. PERFORMA TIM

Prancis telah mencapai final di masing-masing dari dua turnamen internasional besar terakhir yang melibatkan negara-negara Eropa. Prancis memang gagal memenangkan perhelatan yang sama lima tahun lalu. Namun sang Ayam Jantan siap tampil lebih kuat di Euro 2020 tahun ini.

Tidak banyak lawan yang memiliki kualitas dan kedalaman yang sama di setiap posisi. Deschamps bahagia dengan kedalaman skuad Les Bleus di setiap lini dan siap membalas dendam kekalahan dari Portugal dengan pakem 4-3-3.

Prancis lolos ke putaran final Euro 2020 usai menjadi juara grup H kualifikasi dengan mengoleksi 25 poin dari 10 pertandingan dengan rincian delapan menang, sekali imbang, dan sekali kalah. Di babak kualifikasi Prancis masih belum bisa mengalahkan Turki.

C. KOMPOSISI TIM

Kiper: Hugo Lloris (Tottenham); Mike Maignan (Lille); Steve Mandanda (Marseille).

Bek: Lucas Digne (Everton); Leo Dubois (Lyon); Lucas Hernandez (Bayern Munich); Presnel Kimpembe (Paris Saint-Germain); Jules Kounde (Sevilla); Clement Lenglet (Barcelona); Benjamin Pavard (Bayern Munich); Raphael Varane (Real Madrid); Kurt Zouma (Chelsea).

Gelandang: Ngolo Kante (Chelsea); Thomas Lemar (Atletico Madrid); Paul Pogba (Manchester United); Adrien Rabiot (Juventus); Moussa Sissoko (Tottenham); Corentin Tolisso (Bayern München).

Penyerang: Wissam Ben Yedder (Monako); Karim Benzema (Real Madrid); Kingsley Coman (Bayern Munich); Ousmane Dembele (Barcelona); Olivier Giroud (Chelsea); Antoine Griezmann (Barcelona); Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain); Marcus Thuram (Borussia Münchengladbach).

D. PEMAIN KUNCI

Kylian Mbappe: Prancis memiliki kedalaman skuad yang bagus di setiap lini, tetapi penyerang Paris Saint-Germain itu siap menjadi salah satu pesaing untuk pemain terbaik turnamen lagi setelah membintangi Rusia tiga tahun lalu. Pemain berusia 22 tahun itu tampil sensasional musim ini, mencetak 37 gol dan memberikan 10 assist di semua kompetisi.

Setelah memenangkan Piala Dunia dengan cara yang meyakinkan, ketakutan bagi rekan-rekan mereka di Eropa adalah bahwa tim Prancis ini, dengan Mbappe di depan, belum mencapai puncaknya.

E. BEST EURO FINISH

Juara (1984, 2000), Runner-up (2016). (Sky Sports, Belva Dzaky Aulia)

Berita Terkait