Amerika Serikat

Trump: Biden Mempermalukan AS

  • Whatsapp
Donald Trump, Mantan Presiden Amerika Serikat.

WASHINGTON-KEMPALAN: Bekas Presiden AS, Donald Trump menyampaikan pidato dikonvensi Partai Republik di Carolina Utara pada Sabtu (5/6). Ia menjadi pembicara paling diantisipasi dalam acara tersebut.

Donald Trump menyalahkan Biden dan pemerintahannya atas sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh Amerika Serikat sekarang seraya mengatakan negaranya sedang “direndahkan dan dipermalukan.”

Trump mengatakan, anggota Partai Republik akan mendapati tahun 2022 yang luar biasa dan menekankan, “kelangsungan hidup tergantung pada anggota Partai Republik dipilih di segala tingkat.”

“Perbatasan kita terbuka luas, imigran ilegal meroket… Obat-obatan masuk, harga gas meningkat, industri kita dirampok oleh serangan siber luar negeri, itu karena kurangnya rasa hormat terhadap negara kita dan pemimpin kita, dan bicara tentang pemimpin kita, mereka tunduk pada China,” ujar Trump seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik.

Ia mengaku Pemerintah Biden menyebarkan ideologi yang salah di AS, yang akan mengarah pada perpecahan, bukan persatuan.

“Pemerintahan Biden juga mengeluarkan peraturan untuk mengindoktrinasi anak sekolah di Amerika dengan doktrin-doktrin kiri yang beracun dan memecah belah seperti teori ras kritis,” tutur Trump.

Ia memperingatkan, tanpa perbatasan kuat dan integritas pemilu “negara kita akan dijalankan sebagai suatu kediktatoran. Saya bukanlah orang yang berusaha merusak demokrasi, saya adalah orang yang berusaha menyelamatkannya,” ujar mantan presiden AS itu.

Ia menyalahkan pemerintahan Biden atas apa yang dipercayai sebagai krisis perbatasan selatan dan mengatakan Partai Demokrat telah membuat Amerika menjadi tempat aman untuk kriminal asing.

Trump juga menyatakan Biden secara terbuka dihina oleh negosiator dari China dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengatakan, mereka mengejek Biden dan menertawakannya serta mempermalukan Amerika Serikat.

Trump pun tetap menuding China sebagai sumber virus Corona dan harus bertanggung jawab atas permasalahan tersebut. Ia menyarankan China memberikan kompensasi kepada negara-negara yang terdampak virus.

“Ditambah seluruh negara harus bekerjasama untuk menyediakan China sebuah tagihan minimum $10 trilyun untuk memperbaiki kerusakan yang telah mereka lakukan, dan angka itu sangatlah rendah,” ujar Trump.

Mantan presiden AS itu juga mengaku punya hubungan yang baik dengan Putin meskipun juga mengakui dirinya lebih keras ketimbang siapapun terhadap Rusia. (Sputnik, reza hikam)

Berita Terkait