Lingkungan Hidup

India Siap Adopsi Kucing Barunya Setelah 70 Tahun Kepunahan

  • Whatsapp
Ilustrasi cheetah afrika. (India Today)

NEW DELHI-KEMPALAN: Tujuh dekade setelah dinyatakan punah karena perburuan besar-besaran, kucing tercepat di dunia akan kembali tinggal di hutan India, tepatnya di Taman Nasional Kuno yang terletak di provinsi Madhya Pradesh, India tengah.

Kucing bertubuh ringan dan berbintik-bintik yang ditandai dengan kepala bulat kecil akan dibawa dari Afrika Selatan dan dilepaskan di Taman Nasional Kuno yang terletak di distrik Sheopur dan Morena di Madhya Pradesh.

Sebelum kemerdekaan India selama pemerintahan kolonial yang berlangsung hingga 1947, berburu cheetah dan singa adalah olahraga favorit bagi para penguasa dan kepala suku lokal mereka.

Melansir dari Anadolu Agency, Menteri Kehutanan provinsi Vijay Shah mengatakan bahwa cheetah akan dilepaskan di hutan yang ditunjuk pada bulan November.

“Proses pembuatan pagar di Kuno sudah kami mulai untuk menampung cheetah yang akan didatangkan dari Afrika Selatan dan akan selesai Agustus nanti,” katanya.

Kuno, terletak di wilayah Chambal dan bagian dari lanskap hutan Sheopur-Shivpuri, tersebar di area seluas 750 kilometer persegi (289 mil persegi) dan memiliki lingkungan yang menguntungkan bagi cheetah karena memiliki campuran padang rumput dan daerah yang tidak rata, menurut kepada menteri.

Cheetah awalnya akan ditempatkan di pagar sehingga mereka dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sebelum dilepaskan di alam liar. Proyek ini telah dialokasikan 14 juta rupee ($ 1,92 juta) pada tahun keuangan saat ini oleh National Tiger Conservation Authority (NTCA) negara itu.

Sebelumnya pada tahun 2013, taman nasional Kuno telah dipilih untuk menampung singa Asia, yang juga telah punah. Mereka sekarang sebagian besar terbatas di Taman Nasional Gir di negara bagian Gujarat, India.

Rencana itu tidak terwujud karena pejabat pemerintah Gujarat menolak untuk berpisah dengan singa mereka. Namun, infrastruktur yang dibuat pada waktu itu tetap ada dan tidak akan digunakan untuk menampung hewan lain dari keluarga kucing.

Karena India awalnya adalah rumah bagi cheetah Asia, subspesies Afrika telah menimbulkan beberapa keraguan. Namun pejabat hutan mengatakan kedua hewan itu secara genetik serupa.

Cheetah Asia sekarang hanya ditemukan di Iran, yang menolak untuk memberikan kucingnya karena jumlahnya sudah lebih sedikit di negara itu. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Berita Terkait