Lazismu Jatim Kumpulkan Rp. 8,5 M Donasi Peduli Palestina

waktu baca 2 menit
Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Timur drh. Zainul Muslimin (kanan) menyerahkan dana penerimaan donasi peduli Palestina Jawa Timur, Selasa (1/5) kepada Direktur Utama Lazismu Pusat Dr. Muhammad Sabeth Abilawa. (foto:adji)

MALANG-KEMPALANMenyikapi penderitaan kemanusiaan saudara-saudara di Palestina akibat pendudukan dan serangan militer dari Zionis Israel, Pengurus Wilayah Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur berhasil mengumpulkan dana Rp. 8,5 Miliar yang akan disalurkan kepada saudara-saudara di Palestina.

“Alhamdulillah, hari ini kami sampaikan telah tergalang dana Rp. 8,5 Miliar yang dikumpulkan dari pengurus daerah dan kantor layanan Lazismu di seluruh Jawa Timur,” ungkap Ketua Badan Pengurus Lazsismu Wilayah Jawa Timur drh. Zainul Muslimin pada acara Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dan Up Grading pengurus di Malang, Selasa (1/5).

Langkah penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina ini merupakan instruksi Lazismu Pusat yang telah menginstruksikan kepada Wilayah Muhammadiyah seluruh Indonesia untuk melakukan penggalangan dana dalam rangka aksi solidaritas Palestina secara nasional sejak 17 Mei hingga 31 Mei 2021.

Dalam acara Rakorsus dan Upgrading itu dihadiri oleh Direktur Utama Lazismu Pusat Dr. M. Sabeth Abilawa. Zainul Muslimin menyampaikan perolehan penggalangan dana tersebut kepada Pusat Lazsimu secara simbolis. “Insya Allah dana ini akan dikumpulkan secara nasional dan akan disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina dalam bentuk berbagai program yang dibutuhkan,” ujar Sabeth Abilawa.

Secara nasional, perolehan dana kemanusiaan Lazismu untuk Palestina sebesar Rp. 29 Miliar. Jawa timur berada pada posisi kedua terbanyak secara nasional. Perolehan terbanyak dari Lazismu Jawa Tengah sebanyak Rp. 8,6 Miliar.

Di hadapan para pengurus daerah dan kantor layanan Lazismu Jawa Timur pada acara Rakorsus tersebut, Zainul Muslimin memotivasi para peserta agar tidak hanya berhenti pada penggalangan dana untuk Palestina tapi terus bergerak.

Fa idza faraghta fanshab wa ila rabbika farghab,” ujar Zainul mengutip ayat tarakhir surat Al Insyirah yang berarti jika selesai menyelesaikan satu hal maka selesaikan pekerjaan yang lain dan berhadap hanya kepada Allah.

“Tugas kita berikutnya adalah mengumpulkan qurban yang akan kita salurkan kepada mereka yang membutuhkan. Dan kita akan secara kreatif akan berinovasi dalam penyalurannya tidak hanya dalam bentuk daging kaleng, tapi lebih banyak lagi,” pungkas Zainul. (adji kumara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *