Konflik Palestina-Israel

Demonstrasi Pro-Palestina di Washington, Tuntut AS Akhiri Dukungan pada Israel

  • Whatsapp
Unjuk rasa mendukung Palestina pada Sabtu (29/5) di Lincoln Memorial, Washington, Amerika Serikat. (VoA)

WASHINGTON-KEMPALAN: Lebih dari 1.000 orang berunjuk rasa pada Sabtu (29/5) di Washington untuk mendukung warga Palestina dan menyerukan diakhirinya bantuan AS untuk Israel. Demonstrasi di tangga Lincoln Memorial terjadi ketika muncul gencatan senjata yang mengakhiri 11 hari pertempuran sengit antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

“Kami berharap untuk mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah Amerika Serikat bahwa hari-hari mendukung negara Israel tanpa dampak telah berakhir,” ujar Sharif Silmi salah satu demonstran yang bekerja sebagai pengacara di Washington seperti yang dikutip dari Voice of America.

“Kami akan melawan politisi mana pun yang terus mendanai senjata ke Israel. Kami akan menentang mereka, kami akan memberikan suara menentang mereka, kami akan mendanai lawan mereka, sampai kami memilih mereka keluar dari jabatannya,” kata Silmi.

Silmi bersikeras bahwa ada pertentangan yang berkembang di AS terhadap bagaimana Israel memperlakukan orang Palestina, yang dia samakan dengan apartheid di Afrika Selatan.

“Orang-orang sekarang telah bangun (sadar), dan kami melawan. Baik pemuda Yahudi, pemuda Muslim, pemuda kulit hitam, pemuda kulit putih, ada pergeseran generasi. Dan orang-orang bekerja lintas kelompok etnis, kelompok ras, untuk bekerja demi perubahan dan kebebasan dan pembebasan bagi rakyat Palestina,” tutur pengacara itu.

Adapun Lama Alahmad, penduduk Virginia yang punya darah Palestina mengatakan ada perubahan besar di AS berkaitan dengan dukungan terhadap Palestina agar memiliki tanah air yang berdaulat.

“Kami hanya ingin dunia mengakui bahwa kami adalah manusia. Kami bukan teroris,” kata Alahmad yang sebelumnya tinggal di Uni Emirat Arab sebelum pindah ke Amerika Serikat. (Voice of America, reza hikam)

Berita Terkait