SINGAPURA-KEMPALAN: Pertemuan Tahunan Khusus Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Singapura telah dibatalkan, tiga bulan sebelum dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus.
Hal tersebut diumumkan pada Senin (17/5) waktu setempat, WEF mengutip ketidakpastian seluruh dunia yang disebabkan oleh COVID-19.
Pertemuan tahunan berikutnya akan berlangsung pada paruh pertama 2022, dengan lokasi dan tanggal akhir akan diputuskan “berdasarkan penilaian situasi akhir musim panas ini”, kata WEF.
Melansir dari Channelnewsasia, Singapura dijadwalkan menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan Khusus dari 17 hingga 20 Agustus, setelah ditunda dari Mei karena pembatasan perjalanan COVID-19 di seluruh dunia.
“Sayangnya, keadaan tragis yang terjadi di seluruh geografi, prospek perjalanan yang tidak pasti, kecepatan peluncuran vaksinasi yang berbeda dan ketidakpastian seputar varian baru bergabung sehingga tidak mungkin untuk mewujudkan pertemuan global dengan para pemimpin bisnis, pemerintah dan masyarakat sipil dari seluruh dunia di skala yang direncanakan, “kata WEF.
“Ini terlepas dari dukungan luar biasa yang diberikan oleh Pemerintah Singapura.”
Mengenai pembatalan acara tersebut, Profesor Schwab, pendiri sekaligus ketua Eksekutif WEF berkata: “Itu adalah keputusan yang sulit, terutama mengingat minat besar dari mitra kami untuk berkumpul tidak hanya secara virtual tetapi secara langsung, dan untuk berkontribusi pada yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih banyak lagi. Dunia yang berkelanjutan.”
“Namun pada akhirnya, kesehatan dan keselamatan semua orang yang terkait adalah prioritas tertinggi kami.”
Menanggapi pertanyaan media, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI) mengatakan Singapura “sangat menghargai tantangan yang disebabkan oleh pandemi global yang sedang berlangsung, terutama untuk pertemuan besar dengan peserta internasional yang luas”.
“Kami akan terus bekerja secara aktif dengan Forum Ekonomi Dunia dan organisasi internasional utama lainnya untuk mempromosikan kolaborasi antara para pemangku kepentingan dalam isu-isu yang menjadi perhatian global,” kata MTI. (Channelnewsasia, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi