
SURABAYA–KEMPALAN: Libur Lebaran dimulai hari ini. Untuk menghadapi momen itu, Pemkot Surabaya melakukan serangkaian persiapan. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi lonjakan virus korona.
Dua hari lalu, pemkot menggelar pertemuan. Kegiatan itu diikuti sejumlah OPD. Pemkot juga mengundang pengelola tempat wisata, pusat perbelanjaan, serta bioskop.
Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto menjelaskan, pemkot telah melakukan telaah. Momen libur Lebaran bisa memicu lonjakan virus korona.
Ada sejumlah penyebab. Pertama, warga tidak mudik lantaran mengikuti anjuran pemerintah. Dampaknya, selepas salat Idul Fitri, mereka bersilaturahmi. ’’Berkunjung ke tetangga dan saudara,’’ paparnya.

Kedua, saat libur, warga memilih berkunjung ke tempat publik. Misalnya, pusat perbelanjaan, tempat wisata, serta bioskop. Diperkirakan, jumlah kunjungan warga meningkat. Pemkot pun harus melakukan antisipasi agar tidak terjadi kerumunan.
Mal memang menjadi perhatian. Pasalnya, ketika liburan, tempat itu menjadi jujukan warga. Mereka melepas penat sembari berbelanja. Perhatian kedua adalah hotel. Penginapan kerap menggelar acara saat Lebaran.
Irvan menuturkan, rapat menghasilkan sejumlah keputusan. Ada enam poin. ’’Seluruhnya sepakat untuk membendung korona,’’ tegasnya. (ja)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi