Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 02:48 WIB
Surabaya
--°C

Jeff Bezos dan Donasi Kekayaan, Misteri dalam Kehidupan Sang Milyader

WASHINGTON – KEMPALAN: CEO Amazon, Jeff Bezos adalah orang terkaya di dunia, tapi ia tidak terkenal akan donasi jutaan dolarnya atau upaya filantrofisnya seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg.

Kritik terlontar ketika cara Bezos berdonasi, terutama setelah Amazon berkomitmen akan membantu menyelesaikan kebakaran di Australia dengan hanya menggelontorkan dana $690.000.

Mantan istri Bezos, MacKenzie, menandatangani program Giving Pledge pada 2019 yang mana para pesertanya berjanji untuk memberikan lebih dari setengah kekayaan mereka selama masih hidup atau dalam bentuk wasiat.

Namun, di antara lima orang terkaya di dunia, Bezos adalah satu-satunya orang yang tidak menandatangani komitmen filantrofis, padahal kekayaannya mencapai angka $117 milyar.

Tidaklah jelas kenapa Bezos menghindar untuk menandatangani Giving Pledge, prakarsa yang dimulai oleh Bill Gates dan Warren Buffett satu dasawarsa yang lalu. Menurut The New York Times, sejarah donasinya masihlah menjadi misteri, ketika ia mengunggah “permintaan akan gagasan” untuk donasi di Twitter.

Yayasan Keluarga Bezos telah menggelontorkan jutaan dolar untuk Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson. Namun pendanaan itu sepenuhnya dikelola oleh orang tua CEO Amazon itu dan belum mendapatkan kontribusi dari Bezos secara pribadi.

Bezos juga tidak pernah muncul dalam daftar tahunan dari 50 pendonor terbesar di Amerika hingga tahun 2018, ketika ia mencapai posisi puncak dengan melancarkan program pendidikan sebesar $2 juta untuk tunawisma, akan tetapi donasi itu hanya mewakili 1,3% dari jumlah total asetnya.

Ia pernah mengeluarkan 10 juta dolar untuk membangun Museum Sejarah dan Industri di Seattle yang memperlihatkan perusahaan yang dimulai di kota tersebut pada awalnya, seperti Microsoft, Boeing, Costco, dan UPS.

Sang milyader juga mengeluarkan dana sebesar $15 juta untuk Institut Neurosains Princeton pada tahun 2011, universitas itu adalah almamaternya dan mantan istrinya, MacKenzie.

Keduanya pernah mendonasikan sebesar 2,5 juta dolar untuk kelompok Washington Bersatu untuk Pernikahan yang bertujuan melegalisasi pernikahan sesama jenis.

Ia juga pernah berdonasi ke Worldreader sebesar $500 ribu guna menyediakan akses e-book kepada anak-anak tidak mampu di negara berkembang, seperti Ghana, Kenya, Uganda, dan Rwanda.

Namun, donasi yang diberikan langsung oleh Bezos adalah kepada Mary’s Place, organisasi nirlaba untuk tunawisma sebesar $2 juta. Amazon juga mengubah sebagian dari kantornya menjadi tempat untuk tunawisma.

Bezos mengumumkan peluncuran Bezos Earth Fund pada bulan Februari 2020 di Instagram. Dalam unggahan tersebut, Bezos mengatakan prakarsa tersebut akan mendanai para ilmuwan, aktivis, dan organisasi nirlaba – “segala upaya yang menawarkan kemungkinan nyata untuk membantu melestarikan dan melindungi alam”.

Program dana tersebut mengikuti tekanan yang meningkat dari karyawan Amazon agar perusahaan berbuat lebih banyak untuk memerangi perubahan iklim. Setelah pengumuman Earth Fund, beberapa kritikus meminta Bezos untuk membuat perubahan pada bisnis Amazon – seperti mengurangi jumlah kemasan untuk pengiriman Amazon – sebelum berfokus pada proyek yang mengubah dunia. (South China Morning Post, reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.