Selasa, 14 April 2026, pukul : 18:40 WIB
Surabaya
--°C

Mahasiswa Asing UK Petra asal Pakistan Cerita Ramadhan dan Idul Fitri di Pakistan

SURABAYA-KEMPALAN: Muhammad Anns atau bisa dipanggil Anns adalah lulusan Punjab University Pakistan dan sempat melanjutkan studi di bawah program kebudayaan pada tahun 2019-2020 di Universitas Kristen Petra Surabaya. Minggu (9/5) dalam sebuah pertemuan melalui Zoom meeting bersama Kempalan.com, Anns bercerita tentang bagaimana budaya Ramadhan dan Idul Fitri berlangsung di Pakistan.

Budaya Ramadhan di Tengah Pandemi

Kondisi penjagaan di Kota Lahore, Punjab, Pakistan. (istimewa)

Ia mengatakan, pada awalnya tidak ada yang namanya budaya Pakistan, semuanya sama jadi satu yaitu budaya Hindustan. Namun karena konflik agama yang terjadi antara wilayah India yang mayoritas muslim dengan mayoritas Hindu pecah, maka akhirnya terciptalah budaya dari masing-masing negara yang mempresentasikan masing-masing agama mayoritas.

Anns saat ini tinggal di Bhakkar, Punjab, Pakistan di kota kelahiran ibunya. Ia bercerita bahwa sebenarnya ia tinggal di kota Lahore, Punjab, namun karena covid-19 di wilayah itu sangat mengerikan ia pindah ke kota kelahiran ibunya.

Kondisi sepi di kota Lahore, Punjab, Pakistan. (istimewa)

Ramadhan di Pakistan sangat berbeda jauh dengan ramadhan tahun sebelumnya. Ia mengatakan semua orang muslim pasti juga merasakan hal yang demikian. Ramadhan di Pakistan sudah tidak semeriah dahulu karena terdapat aturan-aturan dan protokol kesehatan yang harus di patuhi.

Hal yang menarik di Ramadhan Pakistan adalah, pada umumnya orang tidak tidur hingga melaksanakan sahur. Semua orang baru istirahat tidur saat pagi hingga menjelang Sholat Dhuhur, karena di Pakistan terdapat empat Musim dan pada ramadhan tahun ini bertepatan dengan musim panas dimana cuaca sangat panas dan orang enggan untuk keluar rumah saat siang hari serta lebih banyak menghabiskan waktu untuk istirahat di dalam rumah.

Idul Fitri adalah Hari Istimewa

Menjelang hari raya Idul Fitri, Anns mengatakan biasanya orang-orang di Pakistan pergi menuju rumah saudara masing-masing secara bergantian baik itu paman, bibi, kakek, hingga keponakan dan makan bersama dengan hidangan khas Idul Fitri di Pakistan, yaitu Sheer Khurma. Menjelang hari itu masyrakat juga biasanya pergi ke tempat perbelanjaan untuk membeli baju baru, sepatu baru dan barang-barang yang lainnya.

Kondisi sepi di kota Lahore, Punjab, Pakistan. (istimewa)

Sheer khurma atau sheer khorma adalah puding bihun festival yang disiapkan oleh umat Islam pada Idul Fitri dan Idul Adha di Pakistan, Afghanistan, anak benua India dan sebagian Asia Tengah. Mirip seperti budaya “unjung-unjung”, bertamu atau mudik di Indonesia dilengkapi dengan Opor Ayam atau Rendang. Namun itu semua terancam tidak berjalan semeriah dahulu karena situasi pandemi.

Mengenai Yerusalem Day di Pakistan, bagi Muhammad Anns mengatakan bahwa setiap hari orang merayakan Yerusalem Day di Pakistan, semua orang mendukung kemerdekaan Palestina seperti semua orang merayakan Kashmir Day dari India melalui berbagai media sosial.

Pandangan terhadap Indonesia

Anns, mengatakan sangat menyukai budaya masyrakat Indonesia. Saat pertama kali berada di Surabaya ia sering disapa oleh orang-orang lokal dan itu tidak dia rasakan di negaranya, ia merasa seperti seorang artis saat di Indonesia. Orang-orang Indonesia juga ramah dan mudah untuk menyapa orang asing yang tak dikenal. Ia juga sering melewati sekitar jalan Kertajaya.

Anns saat di Indonesia juga sering berpergian di tempat wisata di Indonesia. Mulai dari Semarang, Jogjakarta, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Bali, Lombok hingga Flores di Sumbawa. Ia mengatakan bahwa kebudayaan Indonesia sangat luarbiasa dan ia sangat menyukai orang Indonesia. (Abdul Manaf Farid, Belva Dzaky Aulia, Reza Maulana Hikam, Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.