MANCHESTER-KEMPALAN: Ribuan penggemar Manchester United berkumpul di halaman depan Old Trafford beberapa jam sebelum kick-off untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka kepada pemilik klub, keluarga Glazers menyusul keterlibatan tim dalam proposal Liga Super Eropa
Unjuk rasa ini sempat berlangsung ricuh, di mana ratusan orang memaksa masuk ke stadion yang ditutup.
Namun, apakah unjuk rasa fans ini cukup efektif untuk membuat Glazers mengevaluasi 16 tahun periode mereka menjadi penjaga Manchester United?
Pengamat sepakbola serta reporter Sky Sports, Jasper Taylor memberikan analisisnya tentang unjuk rasa Old Trafford dan seberapa efektif unjuk rasa yang dilakukan basis penggemar dalam menciptakan perubahan di Manchester United.
1 Adakah yang bisa membeli Man Utd dari Glazers?
“Pertanyaan tentang siapa yang mampu membeli Manchester United membuka pertanyaan tentang identitas orang atau beberapa orang ini dan tentu dari mana dana yang diperlukan berasal juga. Anda harus mengatakan bahwa mereka pasti salah satu dari oligarki, syekh, dan miliarder, namun apakah mereka ingin membeli United, itu adalah masalah yang berbeda lagi.” kata Jasper.
“Katakanlah seseorang memutuskan untuk membeli Manchester United seharga £ 3 miliar atau £ 4 miliar, Kemudian Anda melihat pada staf pelatih Manchester United menginginkan pemain terbaik, tetapi musim panas ini, pemilik baru mungkin tidak mampu membeli banyak pemain terbaik. Mereka sudah menghabiskan banyak uang untuk membeli klub,” tambahnya.
“Mereka mungkin memasukkan satu pemain hebat, tetapi penggemar menginginkan tiga atau empat pemain bintang dan itu membutuhkan uang. Permasalahanya bukan saja soal siapa yang mampu membeli klub, tetapi kemudian masalah siapa yang mampu membawanya ke tingkatan baru sesuai dengan tuntutan para penggemar Manchester United,” kata pria berusia 26 tahun itu.
“Begitulah lingkungan saat ini, jika seseorang datang dan membeli Manchester United dan segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik atau berjalan dengan cara yang sama seperti saat Glazers memimpin, maka masalah ini akan terulang lagi dan lagi,” tambahnya.
“Penggemar Manchester United tidak akan suka jika saya mengatakan ini, tapi mungkin lebih baik Glazers tetap memimpin, karena meski tidak berjalan baik, namun juga tidak berjalan terlalu buruk, tapi saya tidak yakin banyak orang akan setuju dengan saya,” ucap presenter Sky Sports itu.
2 Akankah protes membuat perbedaan?
“Protes mewakili emosi dan fans Manchester United sudah muak. Namun, ini selalu diiringi dengan pertanyaan, ‘apakah akan berhasil atau apakah akan membuat perbedaan?’. Jika melihat kembali ke tahun 2010, Anda mungkin harus mengatakan tidak,” kata Jasper.
“Keluarga Glazer, dalam artian baik atau buruk, mendapat banyak manfaat saat menjadi pemilik Manchester United. Jadi mereka tidak akan melepasnya dengan mudah. Apakah ada yang berubah? Mungkin tidak, saya pikir mereka memandang semua ini dari Florida sebagai masalah Manchester yang tidak merugikan mereka,” tambahnya.
“Ketika fans Manchester United bertanya apakah protes itu akan membuat perbedaan, itu menunjuk pada kekhawatiran bahwa sejauh segala sesuatunya berjalan pada hari Minggu mungkin tidak cukup untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan,” ucap pria berusia 26 tahun itu.
“Saya pikir penggemar menyadari bahwa semua ini mungkin akan sulit, meminta suara mereka untuk agar lebih didengar tidak akan mudah,” tambah presenter Sky Sports itu.
“Pemilik tidak akan memutuskan bahwa itu adalah cara yang bagus untuk menjalankan sesuatu dan tiba-tiba membiarkan penggemar berbicara sebanyak yang mereka inginkan di klub sepak bola. Itu tidak akan terjadi, pemilik ini ingin menjalankan klub sebagai bisnis, menyerahkan kepada pemerintah untuk campur tangan, dan di sanalah batu sandungan datang,” tutup Jesper. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi