Senin, 18 Mei 2026, pukul : 10:55 WIB
Surabaya
--°C

Presiden UEFA: Klopp Bisa Mengambil Pemotongan Gaji

LIVERPOOL – KEMPALAN: Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan bahwa manajer Liverpool Jurgen Klopp harus mengambil pemotongan gaji jika tidak ingin bermain lebih banyak di Liga Champions

Jurgen Klopp telah melakukan kritik kepada format baru Liga Champions dan menginginkan lebih sedikit pertandingan dalam kompetisi itu.

UEFA menuai banyak kritik atas rencana mereka untuk menambah tim yang bersaing dalam kompetisi klub elit tertinggi di eropa itu yang dulunya 32 menjadi 36.

Format baru ini akan membuat babak grup digantikan oleh format liga tunggal sebelum sistem gugur dan meningkatkan jumlah pertandingan untuk setiap tim.

Rencana baru UEFA ini, menjadi perhatian bagi manajer Liverpool Klopp yang sangat keberatan dengan jadwal padat klubnya selama beberapa tahun.

Berbicara menjelang hasil imbang 1-1 timnya dengan Newcastle pada akhir pekan, manajer asal Jerman itu berkata bahwa “Satu-satunya orang yang tidak pernah ditanya (soal format baru ini) adalah para pelatih, para pemain, dan para suporter.”

“UEFA tidak meminta (pendapat) kami, Liga Super juga tidak meminta (pendapat) kami. Itu selalu ‘mainkan lebih banyak game’. Liga Champions baru, apa alasannya? Uang? Saya tidak tahu bagaimana kami harus menangani lebih banyak game.”

“Anda tidak bisa memiliki 20 tim di liga, dua kompetisi piala, 10 pertandingan internasional sebelum Natal,” tambah Klopp..

Presiden UEFA Aleksander Ceferin membalas serangan Klopp, meskipun dia menegaskan badan sepak bola Eropa terbuka untuk ide-ide alternatif, namun kepala Slovenia mengatakan bahwa para pemain dan manajer harus menerima pemotongan gaji jika kompetisi tetap seperti itu.

Dia mengatakan kepada Mail pada hari Minggu (25/4) bahwa “Beberapa pelatih dan pemain mengatakan bahwa terlalu banyak pertandingan.”

“Jika ingin pertandingan yang lebih sedikit, maka gaji para pemain dan pelatih harus beradaptasi. Anda tidak bisa menghasilkan lebih sedikit dan mendapatkan lebih banyak sepanjang waktu.” tambah Ceferin.

“Saya membaca beberapa orang berkata ‘Kami tidak ingin lebih banyak pertandingan.’ Saya baik-baik saja dengan itu, sungguh, saya baik-baik saja. Jika Liga Champions tetap seperti itu, itu akan tetap menjadi kompetisi terbaik di dunia.” tambah Presiden UEFA itu.

“Reformasi kami terjadi karena klub membutuhkan bantuan untuk menanggapi krisis keuangan. Kami dapat melanjutkan apa adanya, tetapi klub akan gulung tikar dan siapa yang paling tersakiti? Penggemar mereka.” ucap Ceferin.

“Jadi, sementara saya memahami apa yang dikatakan beberapa orang, saya akan bertanya kepada mereka ‘Apa solusi Anda?’ Kami yakin reformasi yang kami lakukan memiliki keuntungan bagi semua orang.” tambah Ceferin.

“Tapi kami telah menjelaskan bahwa mereka tidak sepenuhnya sudah siap jadi, jika orang-orang itu memiliki ide yang lebih baik yang melindungi masa depan sepak bola dan juga masa depan kami, saya akan mendengarkan.” tutup sang Presiden UEFA itu. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.