SURABAYA-KEMPALAN: KRI Nanggala-402 dinyatakan On Eternal Patrol setelah menghilang semenjak Rabu (21/4).
Menurut situs We Are the Mighty, istilah On Eternal Patrol merujuk kepada hilangnya sebuah kapal selam. Hal ini dikarenakan setiap kali kapal selam diluncurkan, mereka menggunakan istilah “patrol” atau patroli dalam bahasa Indonesia. Sementara peluncuran kapal selam untuk berperang disebut “war patrol” sementara peluncuran kapal selam rudal balistik disebut sebagai “deterrent patrol”.
Menurut situs tersebut, patroli dimulai ketika kapal selam meninggalkan pelabuhan dan berakhir ketika mereka kembali. Ketika kapal selam tidak berhasil kembali atau tenggelam, mereka dinyatakan “On Eternal Patrol” atau “Patroli Abadi” merujuk kepada patroli yang “abadi.”
Adapun situs On Eternal Patrol menyatakan bahwa istilah itu digunakan untuk menghormati orang-orang yang hilang bersama kapal selamnya (missing in action/MIA). Situs tersebut dibuat guna menghormati nama-nama mereka yang “patroli abadi”.
Sementara itu, mengutip situs Roadside America, status On Eternal Patrol adalah status bahwa kapal selam benar-benar hilang dan tidak dapat ditemukan. Banyak hal yang bisa menyebabkan kapal selam tenggelam/karam, mulai dari serangan musuh, insiden, hingga ranjau laut. KRI Nanggala-402 termasuk dalam kategori insiden.
Kapal selam maupun awaknya yang dinyatakan On Eternal Patrol seringkali mendapatkan penghargaan dari negaranya. Penghargaan ini seringkali berbentuk monumen peringatan yang kadangkala berisikan nama-nama dari anak buah kapal selam itu beserta nama kapal selamnya.
Adapun nama yang disematkan untuk kapal selam adalah “Silent Service” yang mengacu kepada tugas kapal selam untuk melakukan patroli tak terdeteksi. (reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi