NEW DELHI-KEMPALAN: China mengatakan bersedia membantu India di tengah lonjakan COVID-19 yang membuat negara Asia Selatan itu mencatatkan jumlah kasus satu hari tertinggi di dunia pada hari Jumat (23/4).
“China bersedia memberikan bantuan kepada India melawan rebound COVID-19 terbaru di negara itu, yang telah menyebabkan kekurangan sementara bahan medis,” kata Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam konferensi pers di Beijing, menurut harian lokal.
Tercatat rekor tertinggi baru sepanjang masa pada hari Jumat untuk kasus virus korona dan kematian dalam 24 jam terakhir, menurut data Kementerian Kesehatan. Kementerian mengatakan 332.730 kasus baru tercatat, menjadikan total negara itu lebih dari 16 juta. Korban tewas mencapai 186.920, termasuk 2.263 korban jiwa baru.
Melansir dari Anadolu Agency, Kamis, untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi tahun lalu, kasus virus korona harian di negara itu melampaui 300.000.
Jumlah kasus yang tercatat telah mencekik sistem kesehatan India, yang menyebabkan kekurangan pasokan oksigen, tempat tidur, dan obat-obatan untuk perawatan.
Situasinya lebih buruk di ibu kota New Delhi, yang juga menyaksikan lonjakan infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan rumah sakit kewalahan. Banyak rumah sakit telah mendekati Pengadilan Tinggi Delhi terkait kekurangan oksigen.
Jumat pagi, Rumah Sakit Sir Ganga Ram yang berbasis di New Delhi mengatakan mereka sangat membutuhkan pasokan oksigen dan meminta agar pasokan oksigen dialirkan melalui udara. Ia menambahkan bahwa 25 pasien telah meninggal dalam 24 jam terakhir.
Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan mengadakan pertemuan pada hari Jumat untuk meninjau situasi virus korona di negara itu.
Sementara itu, setidaknya 13 pasien virus corona di sebuah rumah sakit di negara bagian Maharashtra barat meninggal dunia setelah kebakaran terjadi. Insiden itu terjadi di Rumah Sakit Vijay Vallabh di daerah Virar. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi