MOSKOW – KEMPALAN: Rusia mengambil langkah-langkah untuk menanggapi apa yang disebutnya tindakan militer yang mengancam oleh NATO, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pada hari Selasa (13/4).
“Menanggapi aktivitas militer aliansi yang mengancam Rusia, kami mengambil tindakan yang tepat,” katanya dalam sambutan yang disiarkan televisi yang dikutip Kempalan dari Daily Sabah seraya menambahkan bahwa pasukan Rusia telah dikerahkan ke perbatasan Barat negara itu untuk “latihan tempur”.
Amerika Serikat dan NATO sedang mentransfer pasukan ke perbatasan Rusia Eropa dan berpotensi meluncurkan pertempuran di wilayah Laut Hitam dan Baltik, kata Shoigu Selasa.
“Sekarang pasukan Amerika sedang dipindahkan dari bagian benua Amerika Utara melintasi Atlantik ke Eropa. Pasukan di Eropa bergerak menuju perbatasan Rusia. Pasukan utama terkonsentrasi di Laut Hitam dan wilayah Baltik,” kata Shoigu pada pertemuan di Severomorsk.
Menurut menteri, total 40.000 prajurit dan 15.000 unit senjata dan peralatan militer, termasuk penerbangan strategis, akan dipusatkan di dekat wilayah Federasi Rusia. Penumpukan besar pasukan Rusia yang tidak dapat dijelaskan di dekat perbatasan timur Ukraina dan di Krimea, yang dianeksasi Moskow dari Ukraina pada tahun 2014, telah meningkatkan ketegangan dalam beberapa pekan terakhir.
Rusia pada Selasa menyebut Amerika Serikat sebagai musuh dan mengatakan kepada kapal perang AS untuk menjauh dari Krimea “demi kebaikan mereka sendiri,” menyebut penempatan mereka di Laut Hitam sebagai provokasi yang dirancang untuk menguji saraf Rusia. (Daily Sabah, rez)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi