Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 09:57 WIB
Surabaya
--°C

China Mau Campur Vaksin untuk Naikkan Efikasi

JAKARTA-KEMPALAN: Pejabat tertinggi pengendalian penyakit China mengaku, vaksin virus corona buatan China memiliki keefektifan yang rendah. Pertimbangan untuk mencampurkan vaksin yang ada di China dengan vaksin lain berbasis mRNA pun muncul.

“Vaksin China tidak memiliki perlindungan yang sangat tinggi,” kata direktur Pusat Pengendalian Penyakit China, Gao Fu. Ini adalah pengakuan yang jarang terjadi terkait kelemahan vaksin yang diproduksi suatu negara.

Dilansir AP News, Senin (12/4), China telah mendistribusikan ratusan juta dosis vaksinnya ke luar negeri. Gia juga mempertanyakan keefektifan vaksin buatan Pfizer-BioNTech yang dibuat menggunakan mRNA.

“Sekarang kami mempertimbangkan, apakah harus menggunakan vaksin yang berbeda (mencampurkan vaksin) dari jalur teknis untuk imunisasi,” kata Gao. Dalam konferensi pers hari Minggu (11/4).

Pejabat China tidak menanggapi secara langsung pernyataan Gao atau kemungkinan perubahan dalam jalur teknis imunisasi. Namun, pejabat CDC lainnya mengatakan pengembang vaksin sedang mengerjakan vaksin berbasis mRNA.

Dilaporkan AP News, Gao tidak menanggapi panggilan telepon yang meminta komentar lebih lanjut. “Vaksin mRNA yang dikembangkan di negara kami juga telah memasuki tahap uji klinis,” kata pejabat lain Wang Huaqing.

Kendati sudah masuk tahap uji klinis, Huaqing tidak dapat memprediksi kapan vaksin berbasis mRNA yang dibuat akan dapat digunakan. Para ahli mengatakan, mencampurkan vaksin atau imunisasi berurutan (dua vaksin berbeda) dapat meningkatkan efektivitas.

Para peneliti Inggris sedang mempelajari kemunginan kombinasi Pfizer-BioNTech dan vaksin AstraZeneca. (km/ist)

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.