JAKARTA – KEMPALAN: LG Elecetronics merupakan brand yang fokus dalam pengembangan sektor teknologi asal Korea Selatan. Namun tempo hari, berhembus kabar di permukaan bahwa perusahaan LG akan mundur dari bisnis smartphone usah merugi beberapa tahun kebelakang.
Kondisi ini yang kemudian membuat LG Electronics resmi menutup beberapa pabriknya di tiga negara. Negara tersebut adalah di kota Haipong Vietnam, Taubate Brazil, dan di kota Qingdao China.
Perlu diketahui, pabrik Haipong di Vietnam merupakan salah satu pabrik smartphone terbesar LG Elecetronics di dunia. Bahkan, ketika masa keemasan dari LG Elecetronics, pabrik ini mampu untuk memproduksi 10 juta smartphone setiap tahunnya.
Problematika yang cukup pelik ini tidak dapat dihindarkan oleh perusahaan asal Korea Selatan ini. LG Elecetronics merasakan kesulitan perihal penjualan pabrik tersebut, dikarenakan pabrikan smartphone Vietnam memiliki alur prosedural dan perusahaan nasional tidak mampu membayar lebih dari 100 miliar won.
Polemik ini juga selaras dengan kondisi di pabrik Taubate dan Qingdao. Dimana kedua pabrik ini juga dulunya mampu memproduksi hingga 8 juta hingga 9 juta ponsel setiap tahunnya.
LG Elecetronics diprediksi akan mengalami kesulitan dalam hal mejual lini pabrik bekas produksi pada tahun ini. Realitas sosial yang terjadi adalah terjadi pemogokan kerja dari para eksekutif dan karyawan yang dimulai pada 26 Maret 2021.
Sebelumnya diberitakan, perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG mengumumkan akan menutup usaha Smartphone mereka mulai Juli 2021. Untuk Smartphone yang sudah beredar, LG tidak akan menariknya dari pasaran. Penutupan bisnis di bidang Smartphone ini terjadi akibat dari kerugian dalam lima tahun terakhir. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi