JEMBER-KEMPALAN: Bupati Jember Hendy Siswanto minta bantuan kepada Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin untuk menarik investor membangun Kabupaten Jember. Hal itu disampaikan Hendy ketika menerima kunjungan Azis Syamsuddin di Pendopo Kabupaten Jember, Sabtu (3/4) malam.
“Silakan kalau Bang Azis Syamsuddin punya orang yang mau berinvestasi di Jember, kami akan bantu memudahkan perizinannya,” kata Hendy Siswanto di hadapan Azis Syamsuddin.
Menurut Hendy Siswanto, ia kenal Azis Syamsuddin ketika sama-sama menunaikan ibadah haji di Makkah, jauh sebelum menjabat sebagai bupati Jember.
Menurut Hendy, meskipun lahir di Jakarta, tapi Azis Syamsuddin waktu SD dan SMP sekolah di Jember. Karena itu, kalau sekarang ke Jember, ibaratnya sama seperti pulang kampung.
Hendy mengungkapkan bahwa cukup banyak yang bisa dikerjakan di Jember. Bahkan, di sektor pertanian tembakau Jember sangat dikenal, sehingga orang Kuba belajar di sini.

“Saya baru menjabat Bupati Jember 35 hari. Masih perlu banyak belajar. Sehingga, kedatangan Bang Azis ke Jember ini merupakan suatu kehormatan besar bagi kami. Saya berharap Bang Azis bisa membantu menarik investor untuk datang ke Jember,” ujar Hendy Siswanto.
Dia juga minta maaf jika dalam perjalanan Azis Syamsuddin bersama rombongan agak terganggu macet. Namun, ia berjanji jika Jember Outer Ring Road (JORR) sudah selesai dibangun, kemacetan itu tidak ada lagi di Jember.
Hendy berjanji akan berupaya membangun Kabupaten Jember, sehingga dua tahun ke depan daerah ini bisa lebih maju lagi. “Lima tahun sebelumnya Jember tidak diapa-apakan. Padahal modalnya sudah ada, cuma kurang diurus saja,” jelasnya.
Menanggapi permintaan dari Hendy Siswanto, Azis Syamsuddin berharap teman-teman dari Kosgoro bisa membantu. Bahkan, kalau ada yang mencoba mengganggu Bupati Hendy, ia minta supaya Kosgoro berada di garda terdepan.
Di sektor pendidikan, Azis meminta Holil Asyari selaku Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Jember segera mendata berapa kubutuhan WIFI bagi anak-anak sekolah di Jember. “Nanti saya yang siapkan WIFI-nya gratis. Saya akan komunikasikan dengan Menteri Pendidikan melalui Komisi X DPR RI,” kata Azis.
Selain pendidikan, menurut Azis, pertanian di Jember juga perlu diperhatikan. Untuk itu, ia siap membantu memasarkan Tembakau Jember di Bremen, Jerman. Bahkan, jika ada kelompok tani yang membutuhkan alsintan (alat mesin pertanian) supaya menghubungi dirinya atau Yusuf Husni selaku Ketua PDK Kosgoro 1957 Jatim.
Azis juga menyatakan siap memajukan Kabupaten Jember. Salah satunya dengan membangun bandara, sehingga tidak kalah dengan Kabupaten Banyuwangi. Namun. syaratnya pariwisata di Jember harus bagus dulu.
“Pak Rudi (Rudi Budiman, pengurus Himpunan Pengusaha Kosgoro Jatim) bisa sama-sama investasi membangun Jember. Silakan Pak Rudi kumpulkan pengusaha di Jatim, saya nanti akan ikut urun. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan perekonomian di Jember,” kata Azis Syamsuddin.
Selama ini, lanjut Azis, orang kenalnya Malang dan Banyuwangi sebagai jujukan daerah wisata. Untuk itu, ia berharap ke depan Kabupaten Jember juga bisa dijadikan sebagai jujukan.
Dia juga meminta Pemkab Banyuwangi membuat kerajinan yang nantinya bisa dijadikan tanda mata atau oleh-oleh. “Sebab saya lihat Jember belum punya kerajinan yang menjadi ciri khas daerah ini,” pungkas Azis Syamsuddin. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi