FLORES TIMUR – KEMPALAN: Tim SAR berhasil menemukan sebanyak 67 jenazah korban banjir bandang di Flores Timur. Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, mengatakan belum semua korban dievakuasi.
Tim SAR dibantu TNI-Polri sudah mengevakuasi sedikitnya puluhan jenazah, sedangkan yang lainnya belum dievakuasi karena masih tertimbun lumpur. “Saat ini proses evakuasi masih dilakukan tetapi kita masih terkendala di lokasi karena timbunan lumpur yang begitu tebal. Kemungkinan jenazah yang lain masih tertimbun lumpur itu,” katanya.
Sampai Minggu malam (4/4), terdata sudah 67 jenazah yang ditemukan namun yang lain masih sulit dievakuasi karena tertimbun lumpur. Ditambah hujan yang belum berhenti.
Data ini masih akan berubah. Karena sampai saat ini petugas masih mencari korban yang hilang.
Banjir dan longsor terparah di Kabupaten Flores Timur itu terjadi di dua kecamatan, yakni Ile Boleng dan Adonara Timur.
Warga kehilangan rumah dan harta benda. Serta sanak saudara yang sampai sekarang belum ditemukan.
Respon Presiden
Bencana banjir bandang mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo. Karena itu, Kepala Negara memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Panglima TNI dan Kapolri untuk secara cepat melakukan evakuasi dan penanganan korban bencana serta penanganan dampak bencana,” ujar Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/4).
Sebelumnya, Kepala Negara telah memperoleh laporan lengkap terkait bencana tersebut dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo.
Menindaklanjuti hal itu, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dalam memastikan hadirnya pelayanan kesehatan dan ketersediaan logistik yang baik di lapangan serta memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Presiden juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut.
“Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Saya memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini,” tuturnya. (setpres)
Penulis:

Muhammad Tanreha
Jurnalis kempalan.com

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi