JAKARTA-KEMPALAN: Kementerian Luar Negeri Republik Turki mengeluarkan press release berkenaan dengan peledakan bom di Makassar. Pernyataan itu menyampaikan bahwa mereka menyayangkan bahwa 20 orang terlibat serangan teroris yang dilaksanakan di Gereja Katolik Katedral di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.
“Sebagai negara yang berjuang melawan terorisme selama bertahun-tahun dan kehilangan banyak warganya akibat serangan teroris, kami mengutuk keras serangan keji ini,” ujar Kemenlu Republik Turki dalam situs resminya yang dikutip oleh Kempalan.
Turki juga menyampaikan mengharapkan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka dan menekankan bahwa negara itu berdiri dalam solidaritas dengan orang-orang yang ramah dan persaudaraan dengan Pemerintah Indonesia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Republik Islam Afghanistan juga sangat mengecam tindakan teroris yang terjadi di Makassar.
“Republik Islam Afghanistan menyampaikan simpati yang mendalam kepada pemerintah dan masyarakat persaudaraan Indonesia atas korban jiwa yang tragis dan kehancuran skala besar akibat gempa bumi dahsyat yang melanda pulau Sulawesi pagi ini, menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka,” ujar Kemenlu Afghanistan seperti yang dikutip Kempalan dari situs resminya.
Menteri Luar Negeri Afghanistan, Mohammad Haneef Atmar menyampaikan belasungkawa kepada Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsido, serta keluarga dan kawan dari korban bersama dengan bangsa Indonesia.
“Kami berharap rahmat Allah atas mereka yang kehilangan nyawa dan berdoa untuk keselamatan mereka yang hilang dan kesembuhan mereka yang terluka dengan cepat,” tambah Kemenlu Afghanistan.
Melansir CNA, Singapura melalui Kementerian Luar Negerinya mengecam tindak teroris tersebut dan menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa menjustifikasi kekerasan semacam itu terhadap masyarakat sipil yang tidak bersalah dan tempat peribadatan.
“Kami berharap mereka yang terluka cepat sembuh, dan mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk menjamin keselamatan masyarakat,” kata juru bicara Kemenlu Singapura.
Selain negara, ada juga World Council of Churches juga memberikan kecaman terhadap tindakan tersebut dan mendoakan yang terbaik untuk korban beserta keluarhanya. Kecaman ini disampaikan oleh Plt Sekertaris Jenderal WCC Pdt. Prof. Ioan Sauca yang mendesak pemerintah Indonesia untuk menambah keamanan untuk melindungi masyarakat umum dari serangan ekstrimis. Ia juga meminta solidaritas dari seluruh dunia dalam membawa perdamaian, keamanan dan keadilan, tidak hanya untuk Indonesia tapi seluruh umat manusia dan dunia. (MFA Afghanistan/MFA Rep. Turkey/CAN/WCC, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi