Senin, 25 Mei 2026, pukul : 02:54 WIB
Surabaya
--°C

Belarusia Tahan Wartawan, Tuai Kecaman dan Ancaman dari Polandia

MINSK-KEMPALAN: Laporan mengatakan Andrzej Poczobut, seorang jurnalis dan anggota Asosiasi Polandia di Belarus, ditahan di Hrodna pada awal Kamis (25/3), dua hari setelah pemimpinnya, Andzelika Borys, ditangkap dan dijatuhi hukuman 15 hari penjara. Penahanan ini terjadi ketika ketegangan antara Polandia dan Belarusia sedang meningkat.

“Pagi ini, Andrzej Poczobut … ditahan di Hrodna; seorang pria yang berbudi dan berprinsip, yang telah memperjuangkan hak-hak orang Polandia di Belarus selama bertahun-tahun dan telah berulang kali ditindas oleh rezim Lukashenka,” kepala perdana menteri kantor menteri, Michal Dworczyk, menulis di Twitter seperti yang dikutip Kempalan dari RFE/RL.

Ia menambahkan bahwa Polandia akan mengangkat isu represi terhadap Polandia di Belarus melalui forum internasional. “Kami tidak bisa begitu saja menyetujui apa yang terjadi dengan rekan kami di luar negeri,” kata Dworczyk.

Pemerintah Polandia juga menyerukan tindakan terkoordinasi untuk membantu gerakan protes di Belarus, di mana para pengunjuk rasa berkumpul hampir setiap hari sejak pemilihan presiden pada Agustus 2020, menyerahkan masa jabatan keenam kepada pemimpin otoriter Alexander Lukashenka di tengah tuduhan pemungutan suara telah diatur.

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS

Perdana Menteri Mateusz Morawiecki mengatakan dia akan mengangkat masalah ini selama konferensi video para pemimpin Uni Eropa pada 25 Maret, menambahkan bahwa dia akan mengusulkan pembatasan pergerakan barang melintasi perbatasan Belarusia-Uni Eropa sehingga pihak berwenang di Belarusia akan merasakan konsekuensi ekonomi dari tindakan mereka.

Dalam sebuah pernyataan pada 25 Maret, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell meminta Belarus untuk membebaskan Borys dan Poczobut “segera dan tanpa syarat, bersama dengan semua tahanan politik yang saat ini ditahan.” Ia menambahkan bahwa Uni Eropa berharap Belarusia untuk memegang komitmen internasionalnya untuk menghormati hak asasi manusia dan kebebasan.

Melansir Reuters, seorang pembantu perdana menteri Polandia mengatakan Poczobut diduga menghadapi tuduhan “menghasut perseteruan antar bangsa” dan mengecam langkah tersebut sebagai intimidasi terhadap diaspora Polandia.

“Ada polisi yang mengenakan balaclavas di tempat kami. Mereka melarang saya menelepon siapa pun,” tulis istrinya Aksana di Facebook seperti yang dikutip Kempalan dari Belsat.

Pencarian dilakukan sebagai bagian dari kasus pidana yang dibuka atas ‘hasutan untuk kebencian rasial, kebangsaan, agama atau sosial lainnya atau perselisihan’ (Pasal 130 KUHP); hukuman maksimal menurut pasal ini adalah 12 tahun penjara.

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS

Saat penggerebekan selesai, Poczobut dibawa pergi oleh petugas. Peralatan komputer, dua laptop dan hard drive, tujuh telepon lama, disita. Mereka juga menyita buku dalam bahasa Polandia, lencana konferensi, penghargaan GrandPress, semua dokumen dalam bahasa Polandia, termasuk makalah putrinya.

Kepala Kedutaan Besar AS di Warsawa telah menyatakan keprihatinannya atas penahanan Andrzej Poczobut, perwakilan dari Perserikatan Polandia di Belarus, dan mengatakan kedutaan akan meminta pertanggungjawaban Belarusia.

“Penahanan Poczobut, perwakilan lain dari Persatuan Polandia di Belarus, sangat memprihatinkan dan menimbulkan ketakutan,” tulis Bix Aliu, kuasa hukum ad interim, di Twitter seperti yang dikutip The First News. Ia menambahkan bahwa kedutaan akan tersu bertindak untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Belarusia dan menyerukan penghentian atas penindasan sistematis.

Sementara Wakil Menteri Luar Negeri Marcin Przydacz mengatakan pada hari Kamis (25/3) bahwa kementerian luar negeri akan turun tangan dengan mitranya dari Belarusia untuk menuntut pembebasan mereka yang ditahan dan menambahkan bahwa konsul Polandia aktif di situ. (RFE/RL/Reuters/The First News, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.