Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 02:35 WIB
Surabaya
--°C

Dapatkan Rp 335 Triliun dari Penjualan Produk Teknologi, Bagaimana Strategi Xiaomi?

JAKARTA-KEMPALAN: Pabrikan yang fokus di inovasi teknologi asal Cina, Xiaomi, mencatatkan angka pendapatan dan laba yang sangat fantastis pada tahun 2020 lalu. Keuntungan yang luar biasa ini didapatkan oleh Xiaomi berkat strategi dan segmentasi bisnis yang tepat sasaran dan relevansi dengan zaman. Ditambah strategi “Smartphone x A lot” yang sukses membuat gebrakan dalam pengembangan bisinis global.

Pandemi Covid-19 yang seharusnya membuat perusahaan besar kalang kabut, namun tidak dengan Xiaomi. Apalagi pelonggaran kebijakan di pertengahan tahun lalu membuat bisnis Xiaomi untuk berkali-kali lipat dan signifikan. Dimana pada tahun 2020 lalu, Xiaomi mendapatkan sekitar 152,2 miliar yuan atau Rp 335 triliun. Dimana pendapatan ini naik signifikan sekitar 24,6%. Xiaomi telah menjual lebih dari 146,7 juta unit produk teknologi, termasuk smartphone, yang naik sekitar 17,5%. Pada Q4 2020, pendapatan dari smartphone 42,6 miliar yuan (Rp93,8 triliun) atau tumbuh 38,4% YoY. Selama periode yang sama, penjualan smartphone mencapai 42,3 juta unit yang menunjukkan pertumbuhan 29,7%.

Menurut laporan Canalys, Xiaomi pada kuartal empat telah mempertahankan peringkat nomor 3 global dalam hal penjualan smartphone dengan pangsa pasar 12,1% dan mencapai pertumbuhan sepanjang tahun paling besar di antara lima besar perusahaan smartphone global. Xiaomi berhasil menjual setidaknya 10 juta unit smartphone premium di dunia sepanjang 2020 dengan harga jual 3.000 yuan (Rp6,6 juta) atau lebih di Cina.

Strategi “Smartphone x AIoT” membuat pendapatan dari sektor ini mencapai 8,6% YoY atau sebesar 67,4 miliar yuan (Rp148 triliun). Pada Q4 2020, pendapatan dari segmen produk ini sebesar 21,1 miliar yuan (Rp46 triliun) yang mewakili pertumbuhan 8% YoY. Sepanjang 2020, penjuaan smart TV dari Xiaomi mencapai 12 juta unit. Menurut All View Cloud (AVC), pada Q4 2020, penjualan smart TV Xiaomi menempati peringkat pertama di Cina untuk kedelapan kalinya berturut-turut dan masuk lima besar global.

Xiaomi terus fokus dalam memperkuat pasar premium dan kategori layar ultra-besar sembari memperluas jejak global. Menurut AVC pada Q4 2020, smart TV dengan merek Xiaomi dan Redmi menempati peringkat pertama untuk pasar di atas 70 inci di Cina dengan pangsa pasar 27,7%.

Untuk pasar internasional, menyusul kesuksesan peluncuran smart TV di India, Indonesia, dan Rusia, Xiaomi juga memperkenalkan smart TV untuk Perancis, Polandia, dan pasar penting lainnya pada 2020. Terkait Smart Home atau rumah pintar, Xiaomi mengklaim penjualan AI Speakers selama 2020 mencapai 10 juta unit sementara WiFi routers melampaui 15 juta unit.

Mengutip laporan IDC pada Q3 2020, Xiaomi masuk dalam tiga besar untuk pasar Cina dalam hal penjualan perangkat pintar meliputi penjernih udara, robot vacuum cleaner, kamera keamanan pintar, dan lampu pintar. Strategi “Smartphone x AIoT” terus dilakukan untuk membangun ekosistem hidup pintar bersama perangkat cerdas yang berpusat di smartphone. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.