Rabu, 11 Februari 2026, pukul : 02:09 WIB
Surabaya
--°C

Menhan AS Temui Presiden Ghani di Kabul, Bicarakan Keadaan Afghanistan

KABUL-KEMPALAN: Llyod Austin selaku Menteri Pertahanan Amerika Serikat berkunjung ke Kabul pada Minggu (21/3) untuk menemui Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, sebelum konferensi perdamaian internasional Afghanistan yang akan diadakan di Turki. Austin mendarat di Kabul Minggu pagi untuk kunjungan tanpa pemberitahuan sebelumnya setelah singgah di India, menurut kumpulan pers yang bepergian dengan sang menhan.

Keduanya sepakat bahwa membangun perdamaian adalah penyelesaian utama dari situasi terkini di negara Asia Tengah tersebut, tutur kantor kepresidenan Afghanistan berkenaan dengan pertemuan dua orang itu. Baik Ghani maupun Austin prihatin atas peningkatan kekerasan di Afghanistan.

Dalam perjalanan perdananya ke Afghanistan setelah mengambil alih tanggung jawab, menteri pertahanan AS meyakinkan Kabul tentang dukungan Washington, kata pernyataan itu.

“Saya sangat berterima kasih atas waktu saya bersama Presiden @ashrafghani hari ini. Saya datang ke Afghanistan untuk mendengarkan dan belajar. Kunjungan ini sangat membantu saya, dan ini akan menginformasikan partisipasi saya dalam tinjauan yang kami jalani di sini bersama @POTUS,” ujarnya dalam cuitannya di Twitter yang dikutip Kempalan dari Anadolu Agency.

Hal ini terjadi sebelum konferensi perdamaian internasional penting lainnya tentang Afghanistan di Turki. Kementerian Luar Negeri Turki telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah konferensi pada bulan April untuk membantu penyelesaian konflik di Afghanistan secara damai.

Dalam komentar singkat kepada wartawan pada hari Minggu, Austin mengatakan dia mengadakan pertemuan “sangat membantu” dengan Ghani, Duta Besar AS Ross Wilson dan Jenderal Scott Miller, kepala pasukan AS dan NATO di Afghanistan. Menteri pertahanan melakukan perjalanan ke negara itu untuk “mendengarkan dan belajar,” katanya seperti yang dikutip dari CNN.

Austin yang ditanya oleh wartawan apakah Taliban telah memenuhi komitmen yang dibuat dalam kesepakatan mereka dengan Amerika Serikat untuk menjamin penarikan AS, mengatakan dia “tidak ingin berkomentar” tentang masalah tersebut, kemudian menambahkan: “Jelas bahwa tingkat kekerasan tetap cukup tinggi di negara ini. Kami benar-benar ingin melihat kekerasan turun. Dan saya pikir jika itu benar-benar turun, itu bisa mulai mengatur kondisi untuk, Anda tahu, beberapa pekerjaan diplomatik yang benar-benar bermanfaat.”

Austin telah mengatakan kepada wartawan di New Delhi pada hari Sabtu (20/3) bahwa “sepengetahuan saya,” Presiden Joe Biden “belum membuat keputusan atau membuat pengumuman apa pun tentang kapan dia akan memutuskan untuk menarik” pasukan AS dari Afghanistan.

“Dalam hal tenggat waktu, menetapkan tanggal akhir spesifik untuk penarikan, itu adalah domain bos saya. Itu adalah keputusan yang akan dibuat oleh presiden pada suatu saat dalam hal bagaimana dia ingin mendekati hal ini di masa mendatang,” kata Austin seperti yang dikutip dari NBC News. Dia kemudian menambahkan, “Apa yang ingin kita lihat adalah mengakhiri konflik ini secara bertanggung jawab.”

Austin adalah anggota pertama Kabinet Presiden Joe Biden yang melakukan perjalanan ke negara itu, bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Jenderal Angkatan Darat Scott Miller, komandan tertinggi AS di Afghanistan, menurut kumpulan pers yang bepergian dengan Austin.

Menurut NBC News, ia mengunjungi Afghanistan dalam rangka serangkaian kunjungannya ke beberapa negara lainnya yakni India, Jepang dan Korea Selatan. (Anadolu Agency/CNN/NBC News, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.