SURABAYA, KEMPALAN: Turnamen pra-musim Piala Menpora 2021 akan digelar pada 21 Maret hingga 25 April 2021. Turnamen yang diikuti 18 tim dari klub Liga 1 ini akan dibagi empat grup dan berlangsung di empat kota, yakni grup Solo, Malang, Bandung dan Sleman.
Drawing pembagian grup telah dilakukan di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (8/3). Hasilnya, Grup A yang dimainkan di Stadion Manahan, Solo diisi lima tim, yakni Arema Malang, PSIS Semarang, Barito Putra, Tira Persikabo dan Persipura Jayapura.
Grup B di Stadion Kanjuruhan, Malang diisi empat tim, yaitu Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC, Borneo FC dan PSM Makassar.
Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung ada lima tim, masing-masing Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, PSS Sleman dan Madura United.
Sedang Grup D di Stadion Maguwoharjo, Sleman diisi Persib Bandung, Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang dan Bali United.
Dari empat grup tersebut nantinya akan diambil masing-masing dua tim untuk maju ke babak berikutnya, yaitu Babak 8 Besar.
Persebaya yang berada di grup C bersama tiga tim Jatim, yakni Persela Lamongan, Persik Kediri dan Madura United, serta satu tim dari luar Jatim, yaitu PSS Sleman, mempunyai kans besar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Prediksi tersebut disampaikan Muhammad Zein Alhadad, mantan pelatih Persija Jakarta yang juga eks pemain Timnas Indonesia di era 1990-an.
“Bukan meremehkan empat tim lainnya yang berada di grup C, tapi saya memprediksi Persebaya punya kans besar untuk lolos ke babak berikutnya,” kata M.Zein Alhadad, Kamis (11/3).
Diakui, hengkangnya empat pemain asing, yakni Makan Konate, David da Silva, Mahmoed Eid dan Aryn William cukup berpengaruh terhadap kekuatan tim kebanggaan Kota Surabaya ini. Praktis tim yang diarsiteki Aji Santoso ini akan tampil dengan materi pemain full lokal di Turnamen Piala Menpora 2021.
Namun, Mamak Alhadad– panggilan akrab M.Zein Alhadad, tetap optimistis Persebaya akan bisa mengatasi lawan-lawannya di babak penyisihan grup.
“Meskipun full lokal, tapi materi pemain Persebaya cukup mumpuni kalau hanya untuk tampil di Piala Menpora,” kata Mamak Alhadad.
Di bawah mistar, misalnya, Persebaya punya Satria Tama, mantan kiper Timnas U-22 yang baru direkrut dari Madura United. Demikian pula di lini belakang, ada empat pemain yang kini masuk skuad Timnas U-23.
Empat pemain itu adalah Rahmat Irianto, Rizky Ridho, Koko Ari Araya dan Arif Satria. Bahkan, Rahmat Irianto dipercaya sebagai kapten Timnas U-23 dalam laga uji coba lawan Tira Persikabo (5/3) dan Bali United (7/3) lalu.
Bergabungnya bek kiri Reva Adi Utama dari Barito Putra dan Frank Rikart Sokoy juga membuat Aji Santoso selaku pelatih kepala mempunyai banyak pilihan untuk mengisi lini belakang.
Demikian pula di lini tengah. Persebaya masih punya Muhammad Hidayat, Ricky Kambuaya, Rendy Irawan, Muhammad Kemaludin dan Oktavianus Fernando.
Sedang di barisan penyerang ada Samsul Arif Munip, mantan striker timnas yang baru direkrut dari Persita Tangerang. Samsul Arif bisa berduet dengan Ady Setiawan, gelandang serang yang juga baru direkrut dari Persela Lamongan.
“Ady Setiawan posisinya gelandang serang, tapi dia juga bisa diposisikan sebagai penyerang,” terang Mamak Alhadad.
Di barisan penyerang ini, Persebaya juga masih punya Septian Bagaskara yang kemampuannya bisa diandalkan.
Selain didukung materi pemain lokal yang bagus, Mamak Alhadad menilai bermain di Bandung juga menguntungkan Persebaya. Pasalnya, Bonek dengan bobotoh (suporter) Persib punya kedekatan. Sehingga, secara psikologis hal ini berpengaruh terhadap mental bertanding Rahmat Irianto dkk, meski Piala Menpora 2021 dihelat tanpa penonton.
Sedang untuk satu tiket lagi di grup C akan diperebutkan empat tim lainnya, yakni Persela Lamongan, Persik Kediri, Madura United dan PSS Sleman.
Menurut Mamak Alhadad, empat tim tersebut sama-sama punya kans. Tapi, yang perlu diwaspadai adalah PSS Sleman dan Madura United. Apalagi, PSS Sleman kini diperkuat beberapa eks pemain Persebaya, seperti Misbakhus Sholikin, Irfan Jaya, Arthur Ira wan, Fandry Imbiri dan kiper Miswar Saputra.
PSS Sleman juga merekrut dua pemain asing, yakni Nicolas Velez di posisi striker dan Mario Maslac di lini pertahanan. Selain itu, ada pula Fabiano Beltrame dan Kim Kurniawan yang pada Liga 1 musim lalu membela Persib Bandung.
“Jadi, PSS Sleman ini jangan dianggap enteng. Persebaya pun harus waspada jika bertemu tim berjuluk Super Elang Jawa ini,” katanya, mengingatkan.
Kendati demikian, ia yakin Aji Santoso selaku head coach Persebaya sudah punya cara untuk menghadapi PSS Sleman. Juga Persik Kediri, Persela Lamongan dan Madura United, yang sebelumnya sudah pernah dihadapi di Liga 1 maupun Piala Gubernur Jatim 2020 lalu.
Untuk Madura United, Mamak Alhadad menilai kekuatan tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrap ini tidak jauh berbeda dengan musim Liga 1 lalu. Ini setelah Madura United memastikan kembali merekrut Jaimerson Xavier dan Bruno Lopes. Juga berusaha menarik kembali Greg Nwokolo.
Ketiga pemain tersebut adalah pilar Madura United pada musim lalu ketika kompetisi baru berlangsung seumur jagung.
Sebelumnya, Laskar Sapeh Kerrab telah mempertahankan Jacob Pepper. Satu pemain asing lagi dari Brasil yang berposisi sebagai gelandang, dikabarkan akan segera merapat. Sehingga, komposisi legiun impor Madura United dipastikan akan lengkap di Piala Menpora 2021.
Sementara Persela Lamongan akan tampil full lokal di Piala Menpora. Tim ini telah mencoret 13 pemain lama dan mempertahankan 19 pemain. Sebagai gantinya, Persela merekrut pemain U-20, seperti Misbakhul Choiri, David Beckham dan Ferry Setiawan. Selain itu, Persela juga merekrut Nasir dari Persebaya dan Adrianus Dwiki Arya yang dipinjam dari Persija Jakarta.
Paling tidak siap dalam catatan Mamak Alhadad adalah Persik Kediri. Sebab, tim ini hanya bermodalkan 16 pemain di Piala Menpora 2021.
Jumlah itu merupakan yang tersisa sejak pembentukan skuat di Liga 1 musim 2020 lalu. Semuanya merupakan pemain lokal dan tanpa ada satu pun yang terikat kontrak.
Sehingga, berdasarkan catatan di atas, dia memprediksi yang paling berpeluang mendampingi Persebaya lolos ke babak berikutnya atau Babak 8 Besar adalah PSS Sleman dan Madura United.
“Bukan berarti meremehkan Persela dan Persik. Yang jelas, persaingan memperebutkan dua tiket ke Babak 8 Besar di grup C bakal seru. Khususnya pertemuan Persebaya, PSS Sleman dan Madura United,” pungkas Mamak Alhadad. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi