JAKARTA-KEMPALAN: Kurs rupiah terpantau melemah pada perdagangan Senin (25/1/2021) berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor)
Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.082 per dolar AS, melemah 28 poin atau 0,19 persen dari posisi Rp14.054 pada Jumat (22/1/2021).
Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, pada Senin (25/1/2021) pukul 09.04 WIB, rupiah dibuka melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.055 per dolar AS, yen Jepang terkoreksi 0,03 persen, won Korea Selatan melemah 0,1 persen, dan yuan China melemah 0,02 persen.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (22/1/2021) rupiah berada di level Rp14.035 per dolar AS, terkoreksi 0,25 persen. Dalam perdagangan sepekan rupiah, terkoreksi 0,1 persen di saat mayoritas mata uang Asia berhasil terapresiasi.
Nilai tukar dibayangi kenaikan tingkat imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS untuk tenor 10 tahun yang mendorong penguatan dolar AS. Di sisi lain, perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah Jawa-Bali hingga 8 Februari 2020 juga telah menekan laju rupiah. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi